Sedan (19/08) – MTs. Riyadlotut Thalabah tampil memukau di Karnaval HUT RI ke-80 Kecamatan Sedan, dengan menghadirkan teatrikal Perang Kuning Lasem yang mengisahkan persatuan masyarakat Jawa dan Tionghoa melawan penjajahan VOC.
MTs. Riyadlotut Thalabah menampilkan konsep sejarah yang dipadukan dengan seni pertunjukan. Teatrikal Perang Kuning menjadi pusat perhatian, diperkuat dengan atraksi barongsai, ondel-ondel, serta mobil hias berbentuk klenteng yang merepresentasikan kekayaan budaya Nusantara. Semakin meriah, para peserta juga tampil dengan berbagai kostum, mulai dari busana masyarakat pribumi lengkap dengan caping dan sabit, kostum Kolonial Belanda bersenjata api, hingga aneka pakaian adat.
Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Bapak Moh. Faidul Ma’ali, S. Pd. I, menyampaikan bahwa keikutsertaan MTs. Riyadlotut Thalabah pada karnaval tahun ini membawa pesan mendalam.
“Pada karnaval kali ini kami ingin menghadirkan nuansa yang baru. Di Kabupaten Rembang tepatnya Kecamatan Lasem ada peristiwa sejarah Perang Kuning yang memiliki simbol harmoni dalam keberagaman dengan semangat kebersamaan melawan penjajahan. Harapannya kami dapat mengenalkan moderasi beragama bagi anak-anak dan masyarakat yang menyaksikan dengan bentuk yang berbeda, yaitu persatuan dalam keberagaman untuk mempertahankan kemerdekaan,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu peserta, Jarir Muhammad Naja, mengaku bangga bisa berpartisipasi.
“Saya sangat senang bisa menjadi perwakilan dari teman-teman untuk mengikuti karnaval kali ini, bisa bersama-sama untuk berkreativitas dalam kebersamaan,” ungkapnya.
Dengan tampilan yang menggabungkan sejarah, seni, dan budaya, MTs. Riyadlotut Thalabah berhasil menghadirkan pesan kebangsaan yang kuat sekaligus memperkaya semarak peringatan HUT RI ke-80 di Kecamatan Sedan.
Tinggalkan Komentar