SEDAN (04/09) – MTs. Riyadlotut Thalabah menyelenggarakan Pemilu Raya untuk memilih Ketua OSIS serta Pratama Putra dan Putri masa bakti 2025/2026. Seluruh siswa dan siswi menjadi peserta dalam kegiatan yang merupakan implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil’Alamin (P5RA) dengan tema Demokrasi Pancasila.
Pemilu Raya ini digelar layaknya pesta demokrasi sungguhan, lengkap dengan bilik suara, surat suara, dan daftar pemilih tetap. Suasana pemilu yang meriah ini memberikan pengalaman baru bagi para siswa dalam mempraktikkan nilai-nilai demokrasi secara nyata. Tidak hanya itu, siswa kelas VIII juga mendapat tugas tambahan menulis artikel populer tentang pemilu raya dengan melakukan wawancara kepada para calon kandidat.
Staff Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Bapak Muhamad Muhlisin, S.Tr.Par., mengapresiasi penuh penyelenggaraan kegiatan ini.
“Saya ingin mengapresiasi seluruh panitia, dewan guru, dan siswa-siswi yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan pemilu raya OSIS Pramuka. Kegiatan ini bukan hanya sekadar rutinitas tahunan, namun juga merupakan bentuk pembelajaran nyata tentang demokrasi, kepemimpinan, dan tanggung jawab sebagai warga negara dan warga madrasah,” ujarnya.
Beliau menambahkan, “Melalui pemilihan ini, saya berharap siswa-siswi kita dapat belajar memilih pemimpin yang memiliki visi, misi, dan semangat kerja yang jelas, serta mampu membawa organisasi ke arah yang lebih baik. Ini adalah momen penting di mana kalian sebagai generasi muda belajar menggunakan hak suara secara bijak dan bertanggung jawab.”
Antusiasme siswa pun terlihat dari partisipasi aktif mereka. Salah satu siswi peserta pemilu, Devani Vrindha Ramadhani, mengungkapkan pengalamannya. “Ini pengalaman pertama kali saya nyoblos, menurut saya pemilihan ketua OSIS dan pratama pramuka MTs Riyadlotut Thalabah menarik, tempatnya dan caranya mirip pemilihan umum di desa saya. Semoga kakak-kakak calon yang terpilih bisa menjalankan tugas dengan baik, terus memberikan manfaat bagi madrasah, dan program kerjanya lebih menarik,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, madrasah tidak hanya melatih siswa untuk berorganisasi, tetapi juga menanamkan pemahaman tentang arti penting demokrasi dalam kehidupan bermasyarakat. Pemilu Raya menjadi momentum pembelajaran praktis bagi siswa untuk menyalurkan aspirasi, sekaligus melatih tanggung jawab dalam memilih pemimpin yang akan membawa organisasi ke arah lebih baik.
Tinggalkan Komentar